Kisruh Parkir Pasar Banyuasri: Warga Banyuasri Mesadu ke DPRD Buleleng

2 min read

Singaraja, JARRAKPOSTIMUR.com – Puluhan warga Banyuasri yang selama ini menggantungkan penghasilannya di Pasar Banyuasri merasa kecewa terhadap kebijakan PD Pasar Kabupaten Buleleng terkait dengan pengelolaan parkir dan tenaga kebersihan Pasar Banyuasri.

Seperti yang disampaikan Bendesa Adat Banyuasri Nyoman Mangku Widiasa yang mengantar warganya untuk beraudiensi dengan anggota DPRD Buleleng di Ruang Gabungan, Gedung DPRD, Senin (12/4/2021).

Menurutnya, terkait dengan situasi dan revitalisasi Pasar Banyuasri yang sudah dilaksanakan, diharapkan berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Namun yang terjadi jauh dari harapan masyarakat terutama selama ini yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas Pasar Banyuasri.

Dirinya juga memohon kepada para pihak terkait agar bisa diterimanya kembali untuk bersama-sama berkontribusi dalam aktifitas pasar seperti pengelolaan parkir dan tenaga kebersihan.

“Permintaan kami adalah keadilian bagi warga kami. Jangan sampai kami hanya menjadi penonton. Warga kami yang tersisih saat ini sudah bekerja di sana selama 13 tahun. Kok sekarang mereka tidak dipakai dan yang saat ini kerja di sana bukan orang kami,” tandas Mangku Widiasa.

Baca Juga :  NY PUTRI KOSTER: "SAYA TIDAK MAU KITA HANYA BISA KAGUM SAJA"

Sementara Komisi III DPRD Kabupaten Buleleng yang membidangi masalah ini, menyambut baik kedatangan dari warga masyarakat tersebut, seperti yang disampaikan anggota Komisi III Wayan Masdana, yang akan meneruskan kepada pengambil kebijakan terutama kepada PD Pasar dan Dinas Perhubungan terkait dengan permasalahan dan keluhan-keluhan dari masyarakat Banyuasri agar mendapatkan solusi yang terbaik tanpa melanggar regulasi yang ada.

“Kami juga berharap setelah ada revitaslisasi pasar ini bagaimana pasar ini dapat berfungsi dan dapat bermanfaat dan dirasakan terutama masyarakat sekitar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Buleleng dan Perumda Pasar Teken MoU soal Aset Pasar Banyuasri

Senada dengan rekannya, Nyoman Gede Wandira Adi menyampaikan terkait dengan permasalahan ini DPRD akan mengadakan pertemuan serta membuat semacam rekomendasi kepada Bupati Buleleng sesuai dengan hasil kajian Dewan dengan para pihak terkait yang secara prinsip tidak melanggar peraturan perundang-undangan.

Ditemui usai menerima warga, Ketua Komisi III DPRD Buleleng Ni Luh Marleni mengatakan akan menggelar rapat dengan para pihak terkait dalam waktu dekat ini sambil menunggu hasil dari pertemuan yang sedang berlangsung antara Pemerintah Daerah dengan PD Pasar dan Dinas Perhubungan. Dan berharap dapat menghasilkan keputusan yang terbaik sehingga dapat diterima oleh semua pihak. frs/*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *